Bukit Paljepang
Pal Jepang adalah nama sebuah bukit dengan ketinggian sekitar 2.300 mdpl yang baru saja dibuka sebagai destinasi wisata soft trekking di kawasan Desa Wisata Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Buat kamu yang hobi trekking tapi nggak mau ribet, tempat ini wajib banget masuk wishlist!
Bukit Pal Jepang menawarkan multi panorama yang cakep di setiap jalur pendakiannya. Trek-nya masih ramah buat pemula, tapi tetap seru buat kamu yang doyan naik gunung dan cari pengalaman baru.
Buat kamu yang suka trekking santai, Pokdarwis Langgar Pusaka Desa Sapit resmi membuka jalur pendakian Bukit Pal Jepang sebagai destinasi wisata baru di Lombok Timur. Jalurnya aman, nyaman, dan sepanjang perjalanan kamu bakal disuguhi pemandangan yang bikin capek jadi nggak kerasa.
Jalur Pendakian: 4 Fase, 4 Sensasi
Untuk sampai ke puncak, kamu bakal melewati 4 fase perjalanan, dan tiap fase punya view yang beda-beda:
🔹 Fase 1 – Perkampungan
Perjalanan dimulai dari Langgar Pusaka Desa Sapit, masjid tua yang jadi situs cagar budaya. Dari sini, kamu jalan kaki sekitar 500 meter (±10 menit) melewati perkampungan Dusun Sapit. Suasananya adem, khas desa, cocok buat pemanasan.
🔹 Fase 2 – Lahan Pertanian
Lanjut ke jalur rabat yang melewati sawah dan kebun warga. Jaraknya sekitar 1 km, trek mulai agak menanjak dan lumayan bikin ngos-ngosan. Tapi tenang, view sawah teraseringnya juara banget 😍
Fase 1 & 2 ini totalnya bisa ditempuh sekitar 40 menit jalan kaki.
Kalau mau lebih hemat tenaga, kamu bisa pakai ojek lokal sampai bibir hutan. Tarifnya cuma Rp10.000, tapi jalur ini cuma aman buat pengendara yang sudah pro.
🔹 Fase 3 – Hutan Adat
Masuk fase favorit banyak orang 🌳
Kamu bakal trekking di Hutan Adat Desa Sapit sejauh 1,6 km dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Udara sejuk, suasana tenang, dan kamu bisa lihat berbagai flora seperti pohon besar, anggrek liar, sampai tumbuhan unik.
Kalau beruntung, kamu juga bisa ketemu kera, ayam hutan, rusa, burung-burung liar, dan satwa lainnya. Serasa trekking di alam liar beneran!
🔹 Fase 4 – Savana
Keluar dari hutan, kamu langsung disambut savana luas dengan ilalang dan rumput hijau. Di fase ini, kamu bakal melewati beberapa bukit sebelum sampai ke puncak.
Bukit pertama adalah Pelawangan Pal Jepang (1.851 mdpl)—tempat yang nyaman buat camping. Dari sini, view-nya lengkap:
Barat: Gunung Rinjani berbentuk “jantung”
Timur: Lautan & perkampungan Sapit – Pringgabaya
Selatan: hutan yang baru kamu lewati
Sunset di sini? Juara 👌
Setelah itu, trek makin menantang. Kamu bakal melewati Bukit Jaran Kurus (2.100 mdpl) yang bentuknya lancip kayak punggung kuda. Dari sini ke puncak Pal Jepang jaraknya cuma ±400 meter, tapi trek-nya terjal banget—mirip jalur ke Pelawangan Rinjani.
🏔️ Puncak Bukit Pal Jepang (2.300 mdpl)
Capek? Langsung hilang begitu sampai puncak!
Area puncaknya luas dan landai, muat ratusan tenda. Panorama dari atas bener-bener bikin speechless:
Sunrise muncul dari balik lautan di timur
Gunung Tambora terlihat jelas
Gunung Rinjani gagah di barat
Sunset yang super epik
Pokoknya, pemandangannya susah dijelasin pakai kata-kata. Harus lihat sendiri 🔥
Total jarak pendakian sekitar 3,8 km:
Pendaki berpengalaman: ±3 jam 10 menit
Pemula: ±4 jam 30 menit
📜 Sejarah Singkat Pal Jepang
Nama Pal Jepang berasal dari masa penjajahan Jepang (sekitar tahun 1942–1945). Bukit ini dulunya dipakai sebagai pos pengintaian militer Jepang. Sampai sekarang, masih ada sisa pondasi beton dan puing-puing bangunan di puncak bukit.
Di wilayah Desa Sapit sendiri terdapat beberapa titik pos pengintaian Jepang, dan Pal Jepang adalah salah satu yang paling tinggi dan strategis.
🎫 Info Tiket & Fasilitas
Tiket pendakian: Rp15.000/orang
Parkir motor: Rp10.000/malam
Parkir mobil: Rp50.000/malam
Karena jalur ini masih tergolong baru, disarankan pakai guide lokal biar perjalanan lebih aman dan seru.
Lihat Detail →